Learn Esperanto with Aŭrora Movado! Aŭrora Movado is Esperanto Club in Medan City (North Sumatera, Indonesia). Futher information : auroramovado@gmail.com or @aurora_movado (twitter)
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Maret 2015
Aurora-Movado bersama Rebecca (Esperantis asal Jerman)
Aurora Movado (Gerakan Esperanto Medan) kedatangan teman Esperantis asal Jerman. Namanya adalah Rebecca. Esperantis-esperantis Medan sangat antusias dengan kedatangan Rebecca. Kedatangan Rebecca ke Medan mulai dari tanggal 5 Maret 2015 sampai 11 Maret 2015.
Tanpa malu-malu, kami berbicara dengan Rebecca menggunakan bahasa Esperanto. "Harus dicoba, harus bisa. Kalau bukan sekarang dimulai, lalu mau kapan lagi?", ujar Reza Pahlevi (Esperantis Medan). Kata-kata itu membuat kami semakin semangat untuk terus mengasah kemampuan bahasa Esperanto kami. Dengan penuh sabar, Rebecca juga membantu kami untuk memahami bahasa Esperanto dengan baik. Jika ada grammar yang salah, ia koreksi dan memberikan penjelasan grammar yang benar.
Selain itu, kami mengajak Rebecca menonton film "Wonderful Indonesia", dengan tujuan ingin mempromosikan budaya dan alam Indonesia yang sangat luar biasa. Dan Rebecca sangat antusias. "Indonesia adalah negeri yang sangat indah. Kekayaan budaya dan keindahan alam yang dimiliki tidak pernah habis dan lelah untuk dinikmati. Orang-orang Indonesia sangat ramah. Saya sangat bahagia bisa diberi kesempatan untuk mengelilingi Indonesia. Negara terbaik yang pernah saya kunjungi adalah Indonesia. Kalian harus bangga menjadi orang Indonesia. Maukah kalian menemani saya untuk pergi ke Danau Toba jika saya datang kembali ke Medan?", kata Rebecca.
Mendengar pertanyaan Rebecca, seketika kami tersenyum bahagia. Lagi-lagi, semangat kami terpatri. "Tentu saja ! Kami akan menemani kamu untuk pergi ke Danau Toba jika kamu datang kembali ke Medan. Rumah Esperanto ini adalah rumah kamu juga, jadi kamu bisa datang kapan saja kesini. Kami akan sangat bahagia", jawab Rizka (Esperantis Medan).
"Suatu kebahagiaan yang tidak dapat dinilai besarnya, karena kami bisa mengenal orang hebat seperti Rebecca. Dan itu semua karena ESPERANTO. Semangat kami untuk memajukan gerakan Esperanto tidak akan pernah pudar. Tetap semangat, Aurora Movado!", ujar Muhammad Dahrul Azmy (Ketua Komunitas Aurora-Movado)
Itulah cerita kami bersama Rebecca. Dan di bulan-bulan berikutnya, Aurora Movado juga akan kedatangan teman Esperantis dari negara lain. Seperti apa ceritanya ?? Tunggu postingan selanjutnya yaa.. :)
Senin, 19 Januari 2015
BISA ESPERANTO, BUAT HEMAT UANG
Medan, Koran Tribun (Minggu, 18 Januari 2015)
Ketua Komunitas Aurora Movado, Muhammad Dahrul Azmy (19)
mengatakan banyak manfaat yang diperoleh jika mahir berbahasa Esperanto.
Misalnya tiap berkunjung ke negara lain yang ada Esperantisnya (orang yang bisa
Bahasa Esperanto) lebih diutamakan dan dihormati.
Dahrul menuturkan, juga akan dipermudah dan bahkan bisa
mendapatkan potongan harga untuk penginapan hotel dan lain-lain. “Keuntungan
lain kalau kita mau keluar negeri dan malas mengeluarkan kocek (uang) untuk
biaya hotel yang lebih, Esperantis di daerah tersebut nantinya selalu
menawarkan kita penginapan murah atau bahkan gratis. Hitung-hitung asset travel
di luar negeri,” ujar Dahrul, di Medan, beberapa wakt lalu.
Meskipun tidak kenal dengan Esperantis negara lain, namun
mereka menganggap setiap yang menggunakan bahasa Esperanto akan dianggap
seperti saudara mereka. “Walaupun kita sama-sama tidak kenal, tapi semua Esperantis
dunia kalau bertemu ya seperti saudara. Makanya bisa dapat murah atau bahkan
lebih seringan gratis,” katanya.
Anggota Komunitas Aurora Movado lain, Reza Pahlevi
menuturkan bahasa Esperanto adalah bahasa artificial atau bahasa buatan. “Nah,
pencipta bahasa ini adalah seorang Polandia bernama Dr. Ludwig Lazarus
Zamenhof, Dokter asal Warsawa, Polandia, pada 1887. Pada masa mudanya di
Warsawa, Polandia, Zamenhof tinggal di lingkungan yang multietnis yang
menggunakan banyak bahasa,” ujar Reza Pahlevi.
Akibatnya, lanjut Reza, sering terjadi pertikaian antara
etnis karena komunikasi yang kurang efektif. Akhirnya, Zamenhof memutuskan
untuk menciptakan sebuah bahasa yang mudah dipelajari. “Tujuannya ntuk
menghentikan pertikaian yang terjadi karena masalah bahasa dan membuat satu
bahasa netral, bahasa yang tidak dimiliki oleh negara atau etnis tertentu
tetapi milik semua orang, untuk menjadi bahasa internasional pada nantinya,”
ungkapnya lagi.
Menurutnya, Esperanto lebih mudah dipelajari daripada bahasa
Inggris. Tata bahasanya pun sangat mudah. Kalau bahasa Inggris menggunakan 5
tenses, ini hanya 3 saja. “Ada dua juta penutur bahasa Esperanto di seluruh
dunia dan berkembang. Bahkan bahasa ini dianggap bahasa gaul dunia dan
diharapkan menjadi bahasa pemersatu dunia,” ujarnya.
Dahrul mengatakan, beberapa waktu lalu mereka mendapat
donasi dari Jepang. Mereka diberi sumbangan untuk membangun rumah Esperanto di
Medan. “Donasi kita dapat dari kongres waktu di Jepang tahun lalu. Waktu itu,
Reza Pahlevi mewakili kita untuk Kongres di Jepang dalam mempresentasikan
bagaimana perkembangan Esperanto di Indonesia termasuk di Medan. Dan mereka
pihak Esperantis di Jepang memberikan bantuan donasi untuk rumah Esperanto di
Medan,” katanya.
Terdengar Seksi
Selama bergabung dengan Komunitas Aurora Movado, Ketua
Komunitas Aurora Movado, Muhammad Dahrul Azmy menganggap menguasai bahasa asing
lebih keren dibandingkan dengan hal lain. “Mempunyai motor gede, merokok,
mempunyai cewek cantik, bagi orang lain itu menarik, namun bagi saya bahasa
Esperanto lebih keren dibandingkan dengan hal tersebut,” katanya.
Dahrul mengatakan, Esperanto terdengar sangat seksi. Begitu
juga dengan nyanyian-nyanyiannya.Ia menilai, mengucapkan bahasa Esperanto
serasa orang Eropa. “Bagiku bahasa Esperanto itu seksi. Berbeda dengan bahasa
yang lain. Begitu juga dengan nyanyian bahasa Esperanto. Berasa kita tinggal di
Eropa abad ke-16,” ujarnya.
Biografi Komunitas
Nama : Komunitas Aurora Movado
Berdiri : 15 Desember 2012
Ketua : Muhammad Dahrul Azmy
Anggota : 40 orang
Visi misi : Mengikutsertakan pemuda sebagai agent of change
dalam perdamaian dunia melalui Esperanto
Kegiatan : Diskusi Esperanto dan perencanaan social project
untuk anak-anak yatim
Beberapa Contoh Bahasa Esperanto
Dankon : Terima Kasih
Mia nomo estas Dahrul : Nama saya adalah Dahrul
Mi loxgas en Medano : Saya berasal dari Medan
Mi havas nau-dek jarojn : Umur saya 19 tahun
Mia sxatokupo estas vojago : Hobi saya adalah traveling
Langganan:
Postingan (Atom)

